Sabtu, 06 Februari 2016

Menulis Saja

Cerita tentangmu tak akan pernah berhenti aku tulis. Sekeras apapun usahaku untuk menghentikan, nyatanya hati tetap menuntun jemari untuk terus menggores aksara.

Kamu yang akan terus seperti itu, yang bayangannya sering kali muncul tanpa aba-aba dan seketika memporakporandakan rencana yang telah tersusun rapi.

Saat cerita  kita menemui tempat untuk berakhir dan tak ada lagi yang bisa aku tulis, aku tetap tidak pernah kehabisan ide untuk mematri namamu sekali lagi, lagi, dan lagi.

Kamu candu, dan segenap yang ada pada diriku mengiyakan itu. Aku tak pernah membayangkan akan menjadi begitu kuat saat bersamamu dan mendadak begitu rapuh nyaris hancur saat kamu tak ada dalam jangkauanku.

Ini bukan rindu. Jelas aku tidak sedang merindukanmu. Ini hanya caraku menuruti apa yang hatiku ingin. Menulis, tentang kamu..