Rabu, 18 Mei 2016

Untuk Kalian

Hai, Kalian.
Terima kasih telah mengisi hari-hari saya dengan segala tingkah polah kalian yang menyebalkan sekaligus menyenangkan. Terima kasih telah dengan tulus mencium tangan saya setiap hari, tak jarang pula kalian memeluk saya.
Terima kasih telah menjadi bagian dari hidup saya, menjadi tempat saya berbagi waktu, ilmu, pengalaman, canda, dan tangis.
Terima kasih telah membuat saya merasa diterima, dihormati, dan dicintai dengan tulus.

Hai, Kalian.
Kalian pasti tidak tahu, di hari-hari terakhir kalian di sini, saya punya hobi baru. Ya, memperhatikan kalian diam-diam. Saat kalian sibuk mengerjakan tugas dan menjawab pertanyaan, saat itulah saya dengan leluasa memandang kalian. Meminta pada Tuhan untuk menghentikan waktu. Tapi, mana bisa?

Time flies too fast.
Sampai saat hari ini tiba. Saya masih mungkin bertemu kalian, tapi jelas tak bisa setiap hari. Kalian tahu betapa saya membenci perpisahan. Karena, bagian mana yang tidak menyakitkan dari sebuah perpisahan? Tapi saya sadar, kalian memang harus dilepas. Dibebaskan untuk mencari dan menjadi apapun yang kalian inginkan. Sampai pada akhirnya kalian kembali dengan langkah tegap dan membawa sekotak kesuksesan sebagai jawaban atas do'a dan harapan saya selama ini.

Hai, Kalian.
Maafkan saya. Saya yang belum bisa maksimal menjadi contoh yang baik untuk kalian. Saya yang emosinya masih naik turun saat kalian mulai bandel. :)

Berjanjilah..
Kalian akan terus melangkah meraih mimpi, seberat apapun rintangan yang akan kalian temui di depan sana. Kalian akan tetap kuat tak peduli sedahsyat apapun gelombang yang mungkin saja tiba-tiba menerjang mimpi kalian. Kalian akan selalu menjadi sosok yang rendah hati, setinggi apapun posisi kalian nanti. Kalian akan selalu siap menantang dunia namun tetap takut dan tunduk pada Tuhan. Kalian akan membuat saya bangga dengan menjadi sebaik-baik diri kalian sendiri.

Saya mungkin tidak pernah mengungkapkan ini sebelumnya. Tapi hari ini, kalian harus tahu bahwa saya mencintai kalian..