Kamis, 21 April 2016

Ayo, Lampaui Dirimu!

Pernah merasa tidak sanggup melakukan sesuatu?
Pernah merasa tidak layak mendapat penghargaan?
Pernah merasa kecil, tidak berdaya, bahkan tidak diinginkan?

Saya, sering!

Tapi apakah menyerah pada keadaan lantas menjadi jalan keluar? Tentu saja tidak!

Saya percaya sepenuhnya bahwa hidup kita memang tidak dirancang Tuhan untuk selalu ada di jalan yang mulus. Tuhan menciptakan banyak kerikil, duri, hujan, bahkan badai di sepanjang perjalanan hidup. Namun bersama semua itu, Tuhan membekali kita dengan kekuatan. Kekuatan berupa doa, keyakinan, dan cinta.

Hal yang paling saya syukuri adalah saya dilahirkan menjadi sosok yang tidak mudah menyerah, tidak pasrah pada keadaan. Bagi saya, hidup itu harus diperjuangkan.

Jatuh?
Bangun!
Jatuh lagi?
Ya bangun lagi!
Because that's how a superhero learns to fly..

Jadi, mari kita bersama-sama memaksimalkan hidup. Menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri. Lelah boleh, tapi jangan sampai berpikir untuk menyerah. Ayo, lampaui dirimu!

Minggu, 10 April 2016

Tentang Meminta Oleh-oleh

"Kamu jadi ke Bogor?"
"Jadi, Insya Allah."
"Kapan?"
"Minggu depan."
"Oleh-oleh ya, jangan lupa!"
"Eeeeeeeeng.."
.
.
.
Saya yakin, saya bukan satu-satunya yang merasa agak 'terganggu' tiap kali ditodong untuk membawa oleh-oleh padahal berangkat aja belum. Seperti ada beban. Apalagi perjalanan saya bukan untuk so called senang-senang.

Budaya 'minta oleh-oleh ini' memang agak susah hilang. Tapi ada satu hal yang harus disadari, saat kamu dianggap penting dan spesial, tanpa kamu minta dia akan dengan senang hati membawakanmu buah tangan itu.

Jadi teman-teman, yuk mulai menggeser budaya ini. Daripada membebankan oleh-oleh, akan lebih baik jika kita mendo'akan agar perjalanannya lancar, selamat sampai tujuan hingga kembali pulang. Saat nanti kita dapat buah tangan, ya itu bonus. Satu lagi, itu artinya kita dianggap penting. Alhamdulillah, kan?

:)