Minggu, 15 Desember 2019

Kamu adalah



Kamu adalah cermin, 
Di depanmu aku bisa sejujur jujurnya menjadi diri sendiri, tidak perlu memaksa bibir untuk tersenyum saat tidak ingin. 

Kamu adalah jendela, 
Tempat aku betah menatap berlama-lama.

Kamu adalah buku, 
Tempat terbaik bagiku untuk membunuh waktu. 

Kamu adalah secangkir kopi tanpa gula, 
Pahit, namun aku tidak keberatan menyesapnya hingga tandas tanpa sisa. 

Kamu adalah rumah, 
Tempat aku kembali pulang setelah lelah dipermainkan hari yang sering kali tidak ramah. 

Kamu adalah rindu paling liar, 
Satu-satunya alasan mengapa tiba-tiba aku menangis tanpa sadar. 

Kamu adalah sementara yang ingin aku rengkuh selamanya. 




Sabtu, 06 April 2019

Jogja, dini hari

Datanglah ke Jogja pada dini hari.
Maka akan kau rasakan Malioboro yang lengang.

Datanglah ke Jogja pada dini hari.
Maka akan kau temui orang-orang dengan semangatnya masing-masing.
Seorang bapak yang mendorong gerobak dan bersiap menggelar dagangan, sampai bapak yang mengais tempat sampah demi hal yang disebutnya rezeki.

Datanglah ke Jogja pada dini hari
Maka akan kau lihat raut muka mengantuk tapi tetap memaksa untuk tidak tidur, karena gengsi.

Jogja, dini hari.
Dan kamu, yang lekat di hati.

Senin, 11 Februari 2019

Ingatlah Aku

Ingatlah aku..
Sebagai orang yang tiba tiba menangis lalu tertawa tanpa alasan yang jelas.
Sebagai orang yang mencintai kopi dan senja.
Sebagai orang yang ingin makan ini itu dan jarang menghabiskannya.

Ingatlah aku..
Sebagai orang yang menemanimu menembus kemacetan yang makin menggila.
Sebagai orang yang mengomentari semua hal yang kita temui sepanjang jalan.

Ingatlah aku..
Sebagai orang yang kerap menyatakan rindu dan merengek ingin bertemu.
Sebagai orang tidak rela saat ada semut menggigitmu.

Ingatlah aku..
Sebagai orang yang pernah ada.
Sebagai orang yang mengisi hati dan hari tanpa jeda.