Jika suatu saat kamu sempat membaca tulisan ini, maka aku pastikan bahwa ini tentang kamu. Seluruhnya. :)
Hai, Be.
Masih nyata dalam ingatan saat Tuhan mempertemukan kita 3 tahun lalu, di kantor BKMA. Kamu sok cool saat itu. Sampai saat kamu menjadi bulan-bulanan anak-anak sekantor karena kisah cintamu yang kandas, aku tahu kamu tidak se-cool itu. Ehehe..
Time flies..
Kamu yang aku kenal sekarang, masih kamu yang dulu. Kamu yang sepikable sekaligus bullyable. Yup, aku pernah bilang jika kamu satu-satunya temanku yang paling enak dibully. Remember?
Ah, Be.
Ada banyak hal tentang kamu yang harusnya bisa aku tulis di sini. Tapi entahlah, ideku mandek. Mungkin karena kamu lebih dari sekedar rangkaian kata.
Be.
Kamu tahu, untuk semua hal yang baik bagimu, maka aku tak akan segan mendukung dan mengamini. Melangkahlah lebih tegap, berlarilah jika harus. Namun satu hal, Be. Menolehlah sesekali kepada mereka di belakangmu. Mereka yang tak henti merapal do'a untuk kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaanmu. Mereka yang mencintaimu tanpa tapi.
Berbahagialah, Be.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar