Senin, 19 Oktober 2015

Rumah

Kamu sudah ku buatkan rumah di sini, di hatiku. Aku bangun dengan susah payah. Berpondasikan cinta dan kepercayaan. Ku tambah doa dan pengharapan yang tak kalah banyaknya. Ini rumahmu, karena aku ingin akulah satu-satunya tempatmu kembali pulang setelah lelah dipermainkan hari. Namun aku tak akan memaksamu untuk tinggal. Jika kamu tak nyaman di dalamnya, kamu boleh pergi. Tapi ingatlah selalu, kamu punya rumah. Di sini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar